Skip to content

MENARIK… Hakikat PIKIRAN dan PERASAAN

21 Oktober 2010

ANDA bukanlah apa yang ANDA PIKIRKAN

dan ANDA bukanlah apa yang ANDA RASAKAN.

Tapi Anda dapat BELAJAR banyak dari apa yang ANDA PIKIRKAN

dan apa yang ANDA RASAKAN…

 

ANDA adalah ANDA yang MERDEKA…

dari PIKIRAN dan PERASAAN yang MEMENGARUHI ANDA…

dan HANYA ALLAH tempat ANDA bergantung,

So, jangan gantungkan diri ANDA kepada PIKIRAN dan PERASAAN ANDA,

apalagi kepada orang lain di luar sana…

 

Anda BUKANLAH apa yang Anda PIKIRKAN.

Anda adalah Anda, dan Si Pikiran adalah Si Pikiran.

Anda bertugas sebagai LEADER dan PENGAMAT bagi Si Pikiran.

Jika Si Pikiran sedang NEGATIF, maka cukup amati saja dan beristighfarlah,

dan jika Si Pikiran sedang POSITIF maka SUPPORTlah ia…

Tak perlu stress karena berusaha mengendalikan Si Pikiran,

sebab seringkali justru pikiran yang berhasil mengendalikan Anda…

 

ALLAH hadirkan PIKIRAN & PERASAAN kepada Anda sebagai UJIAN.

UJIAN dalam bentuk keSENANGan atau penDERITAan.

IBLIS dan Syaitan pun MEMENGARUHI dan MENGGODA manusia melalui PIKIRAN & PERASAAN ini.

Sehingga kita harus LIHAI membedakan mana PIKIRAN & PERASAAN dari Syaitan

dan mana PIKIRAN & PERASAAN dari Tuhan.

Itu sebabnya kita butuh KITABULLAH untuk memfilternya….

Anda bukanlah PIKIRAN & PERASAAN,

tapi PIKIRAN & PERASAAN memang bertugas memengaruhi Anda…

 

Karena ANDA bukanlah yang ANDA PIKIRKAN,

maka jika hadir PIKIRAN yang “Bukan-Bukan” maka tenang saja

sebab pelakunya bukanlah Anda,

kecuali jika Anda “mengamini” dan “menikmati” Pikiran yang “bukan-bukan” itu …

TOLAKlah pikiran yang “bukan-bukan” itu dengan cara MENGABAIKANnya,

TA’AWUDZ, dan BERISTIGHFAR kepada ALLAH…..

 

Perhatikan EMOSI/PERASAAN Anda…

NASEHATilah ia sesering mungkin dengan AYAT-AYAT Ilahi,

dan mintalah Allah agar menTENANGkan sang EMOSI.

Anda bukanlah EMOSI yang Anda rasakan.

Anda mah Anda, EMOSI mah ya Emosi.

Kalau EMOSI sedang menTEROR Anda dan tidak mau diajak berDAMAI,

maka berdo’alah “Hasbunallah wani’mal wakiil, ni’mal maula wani’man nashiir”

(Artinya : Cukup Allah bagiku sebagai Pelindung dan Penolong dan Allah lah sebaik-baik Pelindung dan Penolong)

 

So, Tidak perlulah PIKIRAN dan PERASAAN Anda…

menganalisa TAKDIR Allah yang belum terjadi atas diri Anda…

sehingga Anda GELISAH karena analisa Anda dan bukan GELISAH karena takdir Nya…

sebab takdir-Nya nanti masih BELUM TERJADI pada diri Anda ….

kalaupun kelak sudah TERJADI dan Anda tidak menyukainya maka TERIMALAH,

karena takdir itu pasti yang TERBAIK (baca : tercocok) untuk Anda, PASTI!!!

 

Sehingga lebih baik RASAkan saja keHADIRan Anda bersamaNya di setiap “saat” ..

maka Anda niscaya selalu diJAGA-Nya…

Jangan Takut dan Jangan Khawatir…

PenJAGAan-Nya sangatlah SEMPURNA…

 

BEBASkan diri Anda dari PIKIRAN Anda sendiri.

SEJATINYA, Anda berbuat NEGATIF bukanlah karena PIKIRAN Anda ,

tapi karena Anda SENDIRI yang kok mau-maunya diPENGARUHi oleh PIKIRAN Anda.

Itu sebabnya kelak ANDA-lah yang berTANGGUNG JAWAB di hadapan Allah,

…bukan PIKIRAN Anda.

Kelak PIKIRAN hanya menjadi SAKSI dalam pengHISABan Anda,

sebagaimana Penglihatan, Pendengaran, dan Fuad yang menjadi saksi.

PIKIRAN adalah UJIAN, tempat SYAITHAN memBISIKkan banyak hal.

Belajar menCUEKkan PIKIRAN berarti Anda belajar menCUEKkan SYAITHAN.

Yuwaswisu fii shuduurinnaas…

 

Anda adalah ANDA yang diwakili oleh RUH yang telah dititipkan-Nya…

RUH-lah yang seharusnya menjadi DRIVER/KENDALI dalam kehidupan Anda yang singkat…

…sehingga jangan serahkan KENDALI kehidupan Anda kepada PIKIRAN dan PERASAAN Anda…

 

“Ya Allah, jangan izinkan emosiku, pikiranku, dan jasadku mengikat, mencemari, dan memengaruhi kefitrahan Ruh titipanMu ini.Tolong jagalah Ruh dari-Mu padaku ini, sehingga Ruh ini tetap bisa menjadi Driver bagi kehidupanku…”

 

Sahabat, semoga kita terlindungi dari hal menTUHANkan dan mengABDI kepada PIKIRAN dan PERASAAN… sebab hanya Allah lah yang berhak ditTUHANkan, sedangkan PIKIRAN, PERASAAN, dan orang lain adalah sebagai pembelajaran dan kawan sinergi untuk bersama-sama bertemu Allah, insya Allah..

 

 

Wallahu alam

 

oleh Kang Zen Abdullah (cahaya-semesta.com)

Iklan
5 Komentar leave one →
  1. wira permalink
    23 Oktober 2010 10:01

    wow…keren kang…
    dan bener bgt…

  2. 12 September 2011 00:33

    sangat bermanfaat…
    kedudukan pikiran sebagai marifat (alat pengenalan)
    kedudukan Ruh sebagai Driver
    kalau boleh saya m tanya :
    dimana tu letaknya rahasia takdir setiap hamba..??

  3. erick wijaya permalink
    22 Februari 2012 01:37

    kata kata yg antum buat memantapkan langkah&keyakinanku
    trimakasih banyak sahabatku,semoga antum selalu mendapat hidayah&rahmatnya allah fiddunya wal akhiroh.

Trackbacks

  1. MENARIK… Hakikat PIKIRAN dan PERASAAN (via "KATA-KATA HIKMAH" by Ogy Febri Adlha (OFA)) « Henny OP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

"KATA-KATA HIKMAH" Ogy Febri Adlha (OFA)

"Allah menganugerahkan HIKMAH kepada SIAPA yang DIKEHENDAKI-Nya. Dan barang siapa yang DIANUGERAHI HIKMAH, ia benar-benar telah DIANUGERAHI KARUNIA yang BANYAK." (QS Al-Baqarah : 269)

Didi Sederhana

Belajar hidup SEDERHANA, karena menjadi sederhana perlu banyak belajar

%d blogger menyukai ini: