Skip to content

Oh Ibuku

22 Desember 2010

 

Oh Ibuku…

Sebenarnya setiap hari kulantunkan do’a untukmu…

Tapi pada hari ini… sebagai Hari Ibu…

Merupakan momentum untuk mengingat jasamu…

Dan setiap kali ku mengingatmu sebagai ibuku…

Aku sungguh berterima kasih kepadamu.

Dan aku belum bisa berbuat banyak untuk membahagiakanmu.

 

Aku dulu bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa…

Dari perutmu-lah aku memulai kehidupan.

Sesungguhnya aku berasal dari air yang hina.

Yang setiap orang merasa jijik…

Tapi di perutmulah ku mulai berubah.

Ku menjadi segumpal darah, segumpal daging…

Dan akhirnya terberbentuk seorang bayi yang lucu.

Di perutmulah ku mulai dihargai…

Aku mulai disayang, dibelai dan diharapkan kehadirannya.

Ku rasakan belaian kasih sayangmu.

Ku dengarkan doamu untuk kebaikanku.

 

Oh Ibuku…

Kau bawa aku kemanapun pergi..

Kau mulai tidak bebas bergerak dan bertambah berat…

Tapi kumerasakan hatimu semakin bahagia…

Kumerasakan aku semakin disayang…

Aku semakin sering dibelai…

Aku juga sering mendengar ceritamu…

Aku juga sering diajak bercanda dengan tendangan kakiku.

 

Oh Ibuku…

Setelah umurku 9 bulan lebih

Saat aku ingin keluar melihat dunia…

Ku dengar rintihanmu…

Ku dengar rasa sakitmu yang sangat…

Engkau mengaduh dan mengatur napas menahan sakit yang sangat…

Dan akupun mulai berontak ingin keluar

Dan Engkau semakain mengaduh menahan sakit.

Alhamdulillah aku bisa melalui lubang sempit yang tidak masuk akal

Aku keluar bersama dengan air ketuban dan cucuran darah…

Ku dengar Engkau berteriak menahan sakit…

Tetapi kemudian setelah mendengarku menaangis dengan kencang..

Engkau malah bersyukur dengan raut muka yang sangat bahagia.

 

 

Oh Ibuku…

Setelah ku dibersihkan dan diberi pakaian dan selimut.

Ku mulai merasakan dingin, tapi kau dekap aku…

Ku mulai merasakan lapar, kau beri aku susumu, dari daging dan darahmu.

Saat aku takut dan kaget kau peluk aku dengan sayang sehingga akupun tenang.

Semakin hari kau semakin menyayangiku.

Bahkan saat aku buang air kecil dan air besar…

Kaupun mengganti popokku dengan senyuman dan bercanda…

Bahkan aku diberi ciuman.

 

Oh ibuku…

Setelah sebulan umurku…

Sayup-sayup aku  mulai mengenal wajahmu..

Wajah yang penuh ikhlas dan kasih

Wajah yang sabar dan keibuan…

Wajah yang selama ini telah menyayangiku…

 

 

 

Oh ibuku…

Hari berganti hari..

Tahun berganti tahun…

Aku semakin besar…

Dan sekarang baru ku sadar…

Betapa banyaknya dosaku padamu oh ibu…

Saat kau suruh membelikan sesuatu…

Aku tidak mau karena sedang asyik nonton.

Saat kau nasehati aku…

Aku tidak mendengarkannya dan bergumam…

Cerewet amat sih ibu…

Bahkan saat aku bertengkar …aku pun membentakmu…

 

Oh Ibuku…

Baru kali ini …

Setelah sekian lama…

Setelah ku melihat isteriku melahirkan

Setelah ku mempunyai anak satu demi satu…

Ku baru sadar begitu besar perjuanganmu

Begitu tulus kasih sayangmu…

Tapi …

Aku merasa belum berbuat banyak untukmu…

Saat ku kecil disibukkan dengan mainanku

Saat ku ABG aku asik dengan teman-temanku

Disibukkan dengan belajar.

Saat ku dewasa disibukkan dengan tugas-tugas kuliah.

Saat aku lulus dan mendapat pekerjaan aku langsung menikah

Hasil gajiku hanya sedikit yang ku kirim untukmu.

Karena aku mulai membbiayai keluargaku…

 

Aku belum banyak berbuat untuk membahagiakanmu…

Walaupun engkau tidak mengharapkan itu.

Tapi aku tidak mau Engkau ’pergi’ meninggalkanku

Dan aku belum memenuhi impian-impianmu kepadaku.

Dan di hari ini…

Ku ucapkan TERIMA KASIH ibu…

Aku tak bisa memberi apa-apa…

Hanya do’a dan mengikuti ajaranmu

Agar Engkau diampuni dan pahala mengalir selalu ..

Walau yang tinggal hanya namamu…

 

Karena jasamu tiada terbalas.

Semoga engkau mau memaafkanku atas dosa-dosaku

 

Hanya tangisku sebagai saksi

atas rasa cintaku padamu

 

I LOVE YOU SO MUCH

 

O.F.A



One Comment leave one →
  1. rony permalink
    23 Desember 2010 08:55

    met hari ibu mg kt tdk akn lpa akan jsa2nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

"KATA-KATA HIKMAH" Ogy Febri Adlha (OFA)

"Allah menganugerahkan HIKMAH kepada SIAPA yang DIKEHENDAKI-Nya. Dan barang siapa yang DIANUGERAHI HIKMAH, ia benar-benar telah DIANUGERAHI KARUNIA yang BANYAK." (QS Al-Baqarah : 269)

Didi Sederhana

Belajar hidup SEDERHANA, karena menjadi sederhana perlu banyak belajar

%d blogger menyukai ini: