Skip to content

About “KATA-KATA HIKMAH”

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh

Sahabat Hikmah…
Selamat datang di blog “KATA-KATA HIKMAH”, semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam LINDUNGAN dan HIDAYAH Allah subhanahu wa ta’ala…amin yaa Rabbal ‘aalamiin.
Saya membuat blog ini bertujuan berbagi HIKMAH yang telah kami dapat sehingga HIKMAH yang kami dapat dapat dinikmati oleh seluruh ummat manusia di penjuru bumi.

Ini sejarah dibuatnya blog “KATA-KATA HIKMAH”
“KATA-KATA HIKMAH” pertama kali dibuat sebagai media dakwah di Face Book, dengan membuat grup “KATA-KATA HIKMAH”. Hal ini kami buat setelah mengetahui sebuah grup FB dapat mengirim message all member sampai dengan ribuan orang (maksimal 4.999 member). Tulisan dimuat di discussion board, kemudian dikirim all member. Member juga ternyata banyak yang menulis di discussion board. Oleh admin dipilih yang bagus untuk dikirim ke all member. Alhamdulillah banyak yang antusias sehingga setiap grup akhirnya tidak terbuka, dan ditutup setiap mencapai 4.999 member agar tetap dapat mengirim all member. Grup berkembang dari “KATA-KATA HIKMAH #1″s.d. “KATA-KATA HIKMAH #5”.

Setelah ada 5 grup “KATA-KATA HIKMAH”, kami membuat fan page “KATA-KATA HIKMAH”

di FB agar dapat menyatukan seluruh member. Kami membuat tulisan di note fan page, kemudian kami mengirim message all member dengan ada link note untuk memberi komentar. Alhamdulillah sekarang grup sudah sampai “KATA-KATA HIKMAH #6” dan fan page sudah mempunyai 177 ribu penggemar.

Mengapa diberi nama “KATA-KATA HIKMAH”
Kami memberi nama “KATA-KATA HIKMAH”, karena kami ingin dakwah bilhikmah yang dapat diterima oleh semua orang.

Apa sebenarnya HIKMAH itu ?
Mengapa kami membuat “KATA-KATA HIKMAH” ?
Dalam Al Quran Allah subhanahu wa ta’ala berfirman (yang artinya) :

”Allah menganugrahkan AL- HIKMAH  kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi AL-HIKMAH itu, ia benar-benar telah dianugrahi KARUNIA yang BANYAK. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran.” (QS Al Baqarah : 269)

Definisi AL-HIKMAH  secara bahasa menurut kamus bahasa Arab, AL-HIKMAH berarti : kebijaksanaan, pendapat atau pikiran yang bagus, pengetahuan, filsafat, kenabian, keadilan, peribahasa (kata-kata bijak), dan al-­Qur’anul karim.

Sedangkan Imam al-Jurjani rahimahullah dalam kitabnya memberikan makna AL-HIKMAH secara bahasa artinya : ilmu yang disertai amal (perbuatan), atau perkataan yang logis dan bersih dari kesia-siaan.
AL-HIKMAH juga bermakna : kumpulan keutamaan dan kemuliaan yang mampu membuat pemiliknya menempatkan sesuatu pada tempatnya (proporsional/ADIL)

AL-HIKMAH juga merupakan ungkapan dari perbuatan seseorang yang dilakukan pada waktu yang tepat dan dengan cara yang tepat pula.

Orang yang ahli ilmu HIKMAH disebut al-Hakim, bentuk jamaknya (plural) adalah al-Hukama. Yaitu orang-orang yang perkataan dan perbuatannya sesuai dengan sunnah Rasulullah.”.

Para ulama tafsir rahimahumullah juga mempunyai definisi masing-­masing tentang ilmu AL-HIKMAH. Yang mana antar pendapat tersebut saling berkaitan dan melengkapi satu sama lain.

Imam Mujahid mengartikan AL-HIKMAH, “Benar dalam perkataan dan perbuatan”.

Ibnu Zaid memaknai, “Cendekia dalam memahami agama.”

Malik bin Anas mengartikan, “Pengetahuan dan pemahaman yang dalam terhadap agama Allah, lalu mengikuti ajarannya.”

Ibnul Qasim mengatakan, “Memahami ajaran agama Allah lalu mengikutinya dan mengamalkannya.”

Imam Ibrahim an-Nakho’i mengartikan, “Memahami apa yang dikandung al-Qur’an.”

Imam as-Suddiy mengartikan AL-HIKMAH dengan an-Nubuwwah (kenabian).

Ar-rabi’ bin Anas berkata, “Rasa takut kepada Allah.”

Hasan al-Bashri memaknai, “Sifat wara’ (hati­-hati dalam masalah halal dan haram).”

Imam al-Qurthubi berkata, “Semua makna di atas saling berkaitan satu sama lain, kecuali pendapat as-­Suddi, ar-Rabi’ dan al-Hasan. Ketiga pendapat mereka saling berdekatan satu sama lain. Karena AL-HIKMAH sumbernya dari AL-AHKAM. Yang artinya mumpuni dalam perkataan dan perbuatan. Dan semua makna yang disebutkan di atas adalah bagian dari AL-HIKMAH. Al-Qur’an itu HIKMAH, sunnah Rasulullah juga HIKMAH.”

Imam at-Thabari rahimahullah menambahkan, “Menurut kami, makna HIKMAH yang tepat adalah ilmu tentang hukum-hukum Allah yang tidak bisa dipahaminya kecuali melalui penjelasan Rasulullah. Dengan begitu al-HIKMAH disini berasal dari kata al­-Hukmu yang bermakna penjelasan antara yang haq dan yang bathil. Seperti kalimat al-Jilsah berasal dari kata al-Julus. Kalau dikatakan bahwa si Fulan itu orang yang Hakiim, berarti dia itu orang yang benar dalam perkataan dan perbuatan.”

HIKMAH itu adalah Setiap perkataan yang benar yang menyebabkan perbuatan yang benar.
HIKMAH ialah: ilmu yang bermanfaat dan amal shaleh, kebenaran dalam perbuatan dan perkataan, mengetahui kebenaran dan mengamalkanya.

Dengan demikian tepat sekali pemahaman tersebut dengan hadits berikut:
” Barang siapa yang Allah menghendaki KEBAIKAN kepadanya, maka Allah menjadikan dia ‘FAQIH’ (FAHAM yang MENDALAM) dalam ilmu AGAMA” (Muttafaqun ‘alaih)

Abu ja’far Muhammad menyebutkan apabila di dalam Al-Qur’an di sebutkan kata kata HIKMAH setelah al kitab yaitu maksudnya Al Quran dan ASSUNNAH.
Perhatikanlah ayat-­ayat berikut, misalnya: Artinya: “Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-HIKMAH (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana”. (Al baqarah 129)

Artinya : “Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan AL-HIKMAH (as-Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata, (QS. at. Jumu’ah: 2).

Jadi tidak cukup hanya dengan Al-Quran saja tanpa dengan Al-Hikmah yang berarti Assunnah atau pemahaman yang benar tentang Al-Quran tersebut. Itulah mengapa Assunnah ini disebut Al-Hikmah.

Sehingga orang yang dianugerahi HIKMAH adalah:

  • Orang yang mempunyai ilmu mendalam dan mampu mengamalkannya.
  • Orang yang benar dalam perkataan dan perbuatan.
  • Orang yang  menempatkan sesuatu sesuai pada tempatnya (adil).
  • Orang yang melakukan atau tidak melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan atau tidak dilakukan.
  • Orang yang mampu memahami dan menerapkan hukum Allah.

HIKMAH bisa didapat dari siapa saja dan dalam peristiwa apa saja.
“Ambillah hikmah yang kamu dengan dari siapa saja, sebab hikmah itu kadang-kadang diucapkan oleh seseorang yang bukan ahli hikmah. Bukankah ada lemparan yang mengenai sasaran tanpa disengaja?” (HR. Al-Askari dari Anas ra dalam kitab Kashful Khafa’ Jilid II, h.62)

“Hikmah laksana hak milik seorang mukmin yang hilang. Di manapun ia menjumpainya, di sana ia berhak mengambilnya” (HR. Al-Askari dari Anas ra)

Begitu banyak ilmu dan hikmah yang disebarkan Allah subhana wata’ala di dunia ini. Sering kita menemukannya dari pelajaran di lembaga pendidikan, majlis ta’lim,  nasihat-nasihat orang tua, diskusi dengan teman, bahkan saat kita menyaksikan apa yang terjadi di penjuru langit dan bumi. Kekayaan ilmu yang Allah miliki tak pernah terbatas dan akan diberikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

Dan setelah kita mendapatkan HIKMAH tersebut  kita WAJIB menyampaikan, mendakwahkan, sesuai firman Allah (yang artinya):

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan AL-HIKMAH  dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. (QS An-Naml: 125)

Untuk itu silahkan HIKMAH yang sudah didapat dishare kepada sahabat lain, atau ajak sahabat lain untuk mengikuti blog, grup FB “KATA-KATA HIKMAH” atau fan page FB “KATA-KATA HIKMAH”.

Wallahu a’lam bishowab
Semoga bermanfaat.

Ogy Febri Adlha (OFA)

Iklan
6 Komentar leave one →
  1. 1 Oktober 2010 09:36

    Good job friend… thank 🙂

  2. 10 Oktober 2010 04:35

    Blog Kata2 hikmah ini sngatlah mmbantu dlm meyakini makna khidupan kita dlm islam. & mnambah pengetahuan n pendlaman yg blm byk org menyadari langkah hdp yg hrs bgamna. Utk itu sy sngt trtarik dlm blog ini agr dpt mnerima n mmbagi ilmu kpd kita smua. Amin s x lg tirma ksh..

  3. 3 Januari 2011 17:23

    salam kenal pak Ofa, maaf baru tegur sapa skrng.sy sangat senang bisa berkunjung dan mengetahui FB dan Blog anda, benar2 memberikan HIKMAH buat sy,kita mempunyai tujuan yg sama; yaitu saling berbagi (dalam kebaikan). Hidup kita hanya SEMENTARA oleh karena itu tidak banyak yg bisa kita lakukan selain memberikan MANFAAT yang sebanyak-banyaknya kepada SEMUA MANUSIA. Mudah2an apa yg kita lakukan (hal kecil ini) bs mendapatkan Ridha dan Pahala dari-Nya.

    Mohon ijin mempublish ulang artikel2 anda di blog sy.

    • 5 Januari 2011 14:24

      Salam kenal juga pak. Alhamdulillah….Betul pak, menurut Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam “Khoirunnaasi anfa’uhum linnaasi” Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya.” Silahkan pak, semoga menjadi amalan yang tidak putus walau kita sudah meninggal. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

"KATA-KATA HIKMAH" Ogy Febri Adlha (OFA)

"Allah menganugerahkan HIKMAH kepada SIAPA yang DIKEHENDAKI-Nya. Dan barang siapa yang DIANUGERAHI HIKMAH, ia benar-benar telah DIANUGERAHI KARUNIA yang BANYAK." (QS Al-Baqarah : 269)

Didi Sederhana

Belajar hidup SEDERHANA, karena menjadi sederhana perlu banyak belajar

%d blogger menyukai ini: